Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya


Pada beberapa kawan aku bertanya, kapan terakhir kali menyanyikan lagu Indonesia Raya? Ada yang jawab 1981, 1983, 2002. Hah? Sumpe loh? Padahal saya juga dah lama gak nyanyi lagu itu.

Masih inget banget diomelin mas Dibyo, pelatih vokal mahasiswa di Balairung UI pertengahan 19xx (tettttttt sensor). Dia marah karena kita nyanyi tanpa semangat, sehingga lagu kebangsaan terdengar seperti hymne yang mendayu-dayu bin datar.

Gak disangka, akhirnya saya nyanyi lagu Indonesia Raya bersama para hadirin dalam dua acara berbeda dalam tempo seminggu. Tanpa iringan musik, saya mendengar lagi suara hymne 23 tahun lalu. Mungkin salah satunya juga dari suara saya. Arrrghhhh… andai ada mas Dibyo, semua pasti kena damprat. Pratttt….

Tanggal 13 Juli 2011, saya dibuat terperangah ketika dirijen menghentikan gerakan tangannya memandu, padahal bait terakhir baru dinyanyikan satu kali. Akibatnya 50-an hadirin berhenti kecuali 2-3 orang yang telanjur buang suara “Indone…” lalu tercekat sambil celingukan. Hah? Ni lagu dah abis ato belom yak?

Tanggal 18 Juli 2011, panitianya lebih cerdas. Mereka tayangkan lirik lagu di layar, termasuk bait ketiga ditulis dua kali untuk antisipasi ratusan hadirin yang lupa lirik. Dirijennya pun sempat menghentikan gerakan tangan sejenak di bait ketiga akhir, tapi karena semua hadirin terus nyanyi, tangan dirijen pun bergerak lagi. Persamaannya adalah…kita semua terdengar kompak, tapi datar tanpa semangat. Ampuuunnn..

Mungkin hadirin dan hadirat termasuk saya, tidak bisa menyanyi merdu. Kalaupun ada yang tahu dan mampu menyanyi sesuai kodrat lagu kebangsaan, pasti akan tetap tenggelam oleh suara mayoritas toh?

Lagipula, berapa sering sih kita sempat mendengar lagu kebangsaan dinyanyikan dengan baik dan benar? Kalo pegawai negeri atau anak sekolah masih ada upacara rutin, jadi mestinya hafal lirik walau belon tentu semangat. Tapi gimana dengan kita-kita yang partikelir alias swasta? Di acara olahraga internasional, kita jarang juara jadi jarang pula ndengar lagu kebangsaan. Paling tiap 17 Agustus atau acara kenegaraan, itupun kalau ikut upacara atau nonton tivi. Kalaupun nonton, apa kita ikut nyanyi atau perhatikan nadanya?

Bandingin sama Thailand. Pas nonton pilem di bioskop, pasti akan muncul Sang Raja dan lagu pujian buat raja sebelum filem dimulai. Semua penonton mesti berdiri kalo gak pengen dilirik jutek sama yang laen. Bahkan tiap jam 6 sore, selalu berkumandang lagu kebangsaan di seantero Bangkok lewat radio, tivi, dan tiap stasiun kereta/sky train.

Eh, tapi ada temen yang terpaksa nyanyi Indonesia Raya bareng warga lain saat memperpanjang KTP di Jatinegara. Wah mantap nih, patut ditiru. Paling nggak, mereka nyanyi 5 tahun sekali walau cuma komat-kamit hahaha.

Kejadian di atas mendorong saya mengunduh lagu Indonesia Raya versi asli WR Supratman dan versi baru karya Victoria Philharmonic Orchestra arahan Addie MS. Ehh, nemu juga versi remix yang bisa bikin goyang kaki, goyang kepala n poco-poco. Dari unduhan itu saya jadi tambah yakin, seharusnya lagu kebangsaan itu dinyanyikan dengan penuh semangat dan heroik.

Pengen tahu lirik lengkap lagu kebangsaan? Sila lihat lampiran UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Kok UU nya baru muncul tahun 2009? Hmm..sebenarnya sih, pernah ada PP No.44/1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya atas perintah pasal 3 ayat 2 UUD Sementara RI. Baru pada Perubahan Kedua dalam sidang MPR tanggal 7-18 Agustus 2000, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dimuat dalam pasal 36B.

Udah tahu dong, lagu kebangsaan diciptakan WR. Supratman ketika berusia 25 tahun, terdiri dari 3 stanza, namun yang sering kita nyanyikan adalah stanza 1. Kagak tau kenapa. Simpelnya sih, 1 stanza aja udah lupa lirik bin lupa nada, apalagi 3 stanza? Gubraagggg…

Mungkin dikemudian hari, biar kagak lagi lupa lirik, lupa nada, lupa semangat, perlu dibuat klip video Indonesia Raya dengan teks kayak video buat karaoke.

 

Tayangan lirik dalam sebuah acara resmi

4 thoughts on “Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya

  1. Seinget saya.. kalo gak salah ingatan.. bbrp belas atau puluh tahun yg sdh lewat, setiap pagi pas TVRI membuka siarannya selalu ditayangkan lagu Indonesia Raya deh.. dg pemandangan hijau royo-royo dan cuplikan gambar bendera Merah Putih berkibar-kibar..
    Kalo gak salah inget loh yaaaa… kalo salah ya ma’ap deh..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s